Sah, Jumat Sore, Ketua DPRD Padang Polisikan Wakilnya

Sah, Jumat Sore, Ketua DPRD Padang Polisikan Wakilnya
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Ketua DPRD Kota Padang, Erisman akhirnya melaporkan Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra ke Polresta Padang terkait pencemaran nama baik kepada dirinya, Jumat (24/2) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pantauan di Unit SPKT Polresta Padang, Erisman yang datang mengenakan baju garis kuning hitam dan celana jeans juga dikawal oleh sejumlah anggota Pemuda Pancasila (PP) Kota Padang.

Terlihat Erisman didampingi oleh Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Padang, Nusa Panca Putra, Wakil Ketua 1 MPC PP Kota Padang, Deni Darlizon, dan sejumlah anggota MPC PP Kota Padang.

Dalam laporannya, Erisman menyatakan bahwa pencemaran nama baik yang dilontarkan kepada dirinya terkait tuduhan telah menikahi istri orang.

“Dengan tegas saya katakan, saya melaporkan Wahyu Iramana Putra terkait tuduhan menikahi Yanthy Hasadis dan itu semua dikondisikan oleh dirinya. Dimulai dari laporan yang dilayangkan oleh suami Yanthy, Zarmias ke Polresta Padang. Ada bukti dia yang mengkondisikan semua ini, dimulai dari rekaman percakapan antara Wahyu dengan Yanthy dan rekaman CCTV di rumah makan Pauh Piaman, atas dasar itulah kami melaporkan yang bersangkutan ke pihak kepolisian,” tegas Erisman sembari memperlihatkan bukti laporan polisi dihadapan sejumlah awak media.

Terkait baru dilaporkannya Wahyu Iramana Putra oleh Erisman, dirinya beralasan tidak ingin gegabah dan mencari tahu keberadaan pertemuan Wahyu Iramana Putra dan Zarmias.

Tidak hanya melaporkan Wahyu Iramana Putra ke pihak kepolisian dengan nomor laporan : LP/323/K/II/2017/SPKT-I tanggal 24 Februari 2017, pihak Pemuda Pancasila Kota Padang yang ikut mendampingi Erisman juga melaporkan pihak LSM Peran, dalam hal ini Anif Bakri dan Tokoh Masyarakat, Zaitul Ikhlas terkait pernyataan kedua orang tersebut yang dinilai oleh Wakil Ketua 1 PP Kota Padang, Nusa Panca Putra yang menyebut bahwa apa yang dilontarkan oleh kedua orang tersebut di media beberapa waktu yang lalu tidak pantas untuk diucapkan.

“Dimana pada waktu itu, keluar pernyataan dari Zaitul Ikhlas seorang akademisi dan Anif Bakri yang berasal dari LSM Peran karena ada rumor terkait dugaan perselingkuhan Erisman berkembang di tengah masyarakat. Pernyataan kedua orang ini terkesan menghakimi dimana disebutkan Erisman tidak bermoral, tidak berintegritas dan meminta saudara Erisman yang notabene merupakan kader dari Pemuda Pancasila untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Kota Padang dan pejabat secara umum,” sebut Nusa.

Alasan pihaknya ikut melaporkan kedua orang tersebut ke pihak kepolisian karena pihaknya tidak ingin pemberitaan yang tidak berdasar, dimana dua orang tersebut disebutkannya secara gamblang memberikan pernyataan yang membentuk opini masyarakat secara luas.

“Dia ini (Erisman, red) merupakan kader Pemuda Pancasila. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pemuda Pancasila Bab IV pasal 15 ayat tiga dijelaskan bahwa setiap kader Pemuda Pancasila berhak mendapatkan perlindungan dan pembelaan dari organisasi. Ini bisa dibuktikan dengan dimilikinya Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional oleh saudara Erisman,” paparnya.

Nusa meminta agar setiap tokoh, organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) tidak boleh mengeluarkan pendapat yang tidak berlandaskan hukum. “PP siap secara organisasi berada di belakang Erisman, dan hal ini sudah dibicarakan di tingkat provinsi dan nasional. Masa Erisman dibilang oleh Anif dan Zaitul Ikhlas tidak memiliki moral dan integritas yang seolah-olah membentuk opini publik, sementara proses hukum belum berjalan dan pengadilan belum memutuskan,” ucapnya.

Kubu LSM Peran yang tidak ingin ketinggalan, juga ikut melaporkan ketua DPRD Kota Padang Erisman di hari yang sama, Jumat (24/2) ke Mapolresta Padang. LSM Peran yang dalam hal ini diwakili oleh Reza, Anif Bakri dan sejumlah anggota LSM tersebut juga melaporkan Erisman dengan tuduhan memalsukan buku pernikahan dengan Yanthy Hasadis dan intervensi kepada suami Yanthy, Zarmias dalam hal pencabutan laporan yang dilakukan oleh pria 71 tahun itu, beberapa waktu yang lalu.

Anif Bakri, selaku pihak dari LSM Peran mengetahui bahwa Erisman selama ini kader dari Pekat IB, bukan Pemuda Pancasila, dirinya melihat ada sesuatu yang janggal.

“Pada intinya, saya mempermasalahkan beliau secara pribadi, mengingat dia seorang publik figur, seorang Ketua DPRD Kota Padang, dimana seorang pimpinan dan pejabat publik itu harus selalu menjaga sikapnya. Erisman sepanjang pengetahuan saya terlalu banyak bermasalah. Bahkan Badan Kehormatan (BK) DPRD sendiri sudah menjatuhkan sanksi pemecatan kepada dirinya,” terangnya.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz yang ditemui usai pelaporan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Padang terkait dugaan pencemaran nama baik yang diterima olehnya mengatakan bahwa pihaknya mempersilahkan kedua belah pihak untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Chairul menyatakan bahwa semua orang punya kesamaan hak di mata hukum, dimana Erisman melaporkan Wahyu Iramana Putra dalam hal pencemaran nama baik dan juga LSM Peran yang melaporkan Erisman ke polisi dalam kasus pemalsuan buku nikah dan intervensi ke Zarmias, suami Yanthy Hasadis, perempuan yang disebut-sebut sebagai istri selingkuhan Erisman.

“Semua orang punya kesamaan hak di mata hukum. Silahkan bikin laporan, nanti kita proses. Kita panggil saksi-saksi, kita juga akan meminta alat bukti pendukung dari kedua belah pihak. Jika alat bukti cukup, kasus ini akan lanjut,” ucapnya.

Ketika disinggung mengenai uang sejumlah Rp600 juta yang diduga diminta oleh Wahyu Iramana Putra dalam rangka rapat paripurna DPRD Kota Padang, dirinya yang didampingi oleh Wakapolresta Padang, AKBP Tommy Bambang Irawan belum bisa berkomentar terlalu jauh mengenai permasalahan tersebut.

“Kita belum bisa berkomentar terlalu jauh mengenai hal tersebut, namun yang pasti kita akan tetap menerima laporan kedua belah pihak dan memproses serta meminta keterangan sejumlah saksi-saksi dan alat bukti pendukung untuk mencukupi proses dan tahap penyidikan,” tutupnya. [adl]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan