Satpol PP Gerebek Panti Pijat Plus-plus

Satpol PP Gerebek Panti Pijat Plus-plus
Satpol PP Kota Bukittinggi mengamankan KS dan CR yang kedapatan berbuat mesum di sebuah pondok yang dijadikan lokasi pijat plus-plus. (Rudi Arnel)
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Dinilai sudah meresahkan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bukittinggi menggerebek sebuah panti pijat plus-plus yang berada di kawasan pendakian Benteng, jalan Yos Sudarso, Kota Bukittinggi, Sumbar, Selasa (30/1/2018).

Di tempat tersebut, petugas mendapati CR, wanita paruh baya asal Indramayu, Jawa Barat tengah berduaan dengan pria hidung belang berinisial KS (34). Tidak hanya itu, aparat juga mendapati alat kontrasepsi dan obat penambah stamina.

“Tempat tersebut sudah kita selidiki selama lebih kurang satu minggu belakangan. Saat kami gerebek, didapati wanita dan pria tengah melakukan perbuatan mesum di pondok esek-esek tersebut,” kata Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Bukittinggi, Dodi Andresia.

Dodi Andresia mengatakan, tempat tersebut sudah meresahkan warga sekitar. Sementara seorang Ibu rumah tangga (IRT) yang diduga sebagai pemilik warung pijit ini merupakan pemain lama yang sudah berulang kali terjaring aparat.

“Yang punya warung ini sudah membuka usaha seperti ini sejak tahun 1991. Dulunya ada di kawasan Birugo. Namun delapan tahun belakangan ini baru pindah di kawasan Benteng. Pemilik warung sudah sering tertangkap aparat,” jelas Dodi.

Disamping itu, Dodi menambahkan dari pengakuan mereka telah melakukan hubungan badan sebanyak satu kali, dan tarif yang dipakai sebesar Rp 50 ribu untuk satu kali pijit dan Rp 100 ribu untuk berhubungan badan.

“Uang tersebut nantinya mereka bagi kepada yang punya tempat. Saat ini, baik pemilik dan mereka yang berbuat tak senonoh tersebut bersama barang bukti (BB) sudah kami sita,” pungkasnya. [RUD]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...