Sebelum Ditemukan Tewas, Mahasiswa UNP Ini Tinggalkan Sebuah Pesan

Sebelum Ditemukan Tewas, Mahasiswa UNP Ini Tinggalkan Sebuah Pesan
Rafi saat masih duduk di bangku SMA bersama tiga orang teman perempuannya. (Facebook : Ratna Juwita)
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Sebelum ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa usai mandi-mandi bersama rekannya di kawasan Pincuran Tujuh, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, pada Senin (13/11/2017) kemarin, Muhammad Rafi (19), mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) sempat membuat kicauan tentang kerinduannya kepada sang ayah yang sudah berpulang di akun media sosial facebook miliknya.

Dalam status yang ditulis pada Minggu (12/11/2017) malam pukul 22.44 WIB, dirinya mencurahkan isi hati dan kerinduan kepada sang ayah yang sudah menghadap sang pencipta beberapa waktu yang lalu.

Jika ku boleh meminta satu kali saja, aku hanya meminta bisa tidur dipangkuanmu ayah, meskipun untuk satu menit, ku ingin merasakan hangatnya kasih sayangmu, kuingin ceritakan semuanya masalahku ini, tapi sekarang dunia kita sudah beda tempat dan waktu, tapi aku percaya cinta mu masih selalu mengiringiku sampai kapanpun,” begitu tulis mahasiswa semester 1 jurusan Geografi UNP tersebut. Tidak lupa ia juga melampirkan sebuah foto makam sang ayah.

Baca : Terpeleset Arus Sungai, Mahasiswa UNP Ditemukan Tewas di Balai Gadang

Postingannya tersebut kemudian sempat menjadi viral di media sosial Whatsapp Messenger dan informasi meninggalnya korban juga sempat simpang siur sebelum salah seorang rekannya yang tidak mau disebutkan namanya angkat bicara.

Status Facebook Muhammad Rafi sehari sebelum kejadian.
(Imatar UNP)

Kepada RedaksiSumbar.comSelasa (14/11/2017) rekan korban membantah adanya isu bahwa Rafi meninggal dunia karena melompat dari batu saat hendak berenang dan kepalanya terbentur ke batu dan temannya gagal menolong Rafi karena arus yang sangat deras.

“Informasi seperti itu sudah heboh di media sosial WA. Kejadian yang sebenarnya bukan seperti itu, teman kita meninggal dikarenakan murni kecelakaan dikarenakan teman kita ini terpeleset dari atas tebing air terjun dan kepala Rafi terbentur batu. Informasi tersebut beredar di grup Imatar UNP. Kami sangat menyayangkan beredarnya pesan berantai yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tutur rekan Rafi yang juga satu kampung halaman dengannya.

Terkait postingan Rafi di akun media sosial Facebook miliknya, salah seorang mahasiswa UNP, Irfan menyebut bahwa status yang dibikinnya tersebut seolah sudah menjadi pertanda dirinya akan berpulang ke rahmatullah.

“Mungkin Rafi sudah punya firasat, makanya dia tulis status itu dan seolah-olah dia akan bertemu ayahnya, Wallahualam, semoga almarhum ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya,”katanya. [EFT]

 

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan