SEP MPR RI Di Gelar Di Pasaman Barat

SEP MPR RI Di Gelar Di Pasaman Barat
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Anggota DPD RI Hj. Emma Yohanna gelar sosialisasi empat pilar MPR RI di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (30/5/2018).

Sosialisasi tersebut dihadiri lebih kurang puluhan orang, terdiri dari Wali Nagari Induk, Pj Wali Nagari Persiapan dan Camat serta beberapa narasumber dan undangan lainnya.

Adapun sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut ialah, Anggota DPD RI asal Sumatera Barat Hj. Emma Yohanna dan Bupati Pasaman Barat H. Syahiran.

Dalam sambutannya, Hj. Emma Yohanna mengatakan, kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI kepada Aparatur Pemerintah di Kabupaten Pasaman Barat dinilai sangat penting.

Karena, melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini nantinya, Wali Nagari Induk dan Pj Wali Nagari Persiapan serta Camat dapat menyebarluaskan atau menyampaikan tentang nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan yang terdapat dalam empat pilar kepada masyarakat diwilayahnya masing-masing.

Hj. Emma Yohanna menjelaskan landasan empat pilar terdiri dari pertama, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Kedua, UUD 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR. Ketiga, NKRI sebagai bentuk negara, dan keempat Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Lanjutnya, saat ini sangat diperlukan peningkatan pemahaman esensi wawasan kebangsaan terutama implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Pancasila dan UUD 1945 harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda yang merupakan tulang punggung bangsa.

“DPD RI saat ini terus melakukan sosialisasi empat pilar kepada masyarakat di setiap daerah Indonesia, karena Pancasila mengandung nilai yang bermakna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Untuk itu, segenap elemen bangsa Indonesia tidak boleh melupakan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara.

Kemudian, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia harus tetap kokoh dan eksis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Disisi lain, Emma Yohanna juga mengatakan, tentang masuknya Narkoba ke wilayah Republik Indonesia, hal akan menjadi tantangan bagi kita semua. Karena, akan merusak generasi bangsa kita kedepan.

“Selain Narkoba, ancaman juga terjadi seperti LGBT yang sudah meresahkan masyarakat,” katanya.

Emma Yohanna juga berharap, agar kita masyarakat Pasaman Barat, tidak terlalu mudah dipengaruhi oleh pihak lain yang akan merugikan banyak pihak nantinya.

“Kita harus jeli dalam melihat situasi dan kondisi dalam kehidupan bermasyarakat, demi kemajuan,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat H, Syahiran dalam sambutanya mengatakan, kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap Pancasila, UUD NKRI 45, dan Bhineka Tunggal Ika.

Karena saat ini kesadaran masyarakat tentang empat pilar terlihat mulai menurun. Sehingga diduga banyak kejadian aneh yang terjadi di Indonesia sekarang ini.

“Dengan dilibatkannya Aparatur Pemerintah di Kabupaten Pasaman Barat dalam sosialisasi empat pilar MPR RI, diharapkan dapat sebagai penyambung pemerintah dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan kepada seluruh element masyarakat,” kata Syahiran.

Untuk itu, seluruh element masyarakat Indonesia diharapkan dapat kembali mengimplementasikan nilai-nilai agama dan Pancasila yang terdapat dalam Pancasila, UUD 1945 dan tap MPR. “Sehingga, idelogi Pancasila sebagai dasar negara tidak mudah digoyah oleh pihak manapun,” ujarnya. [Red]




Bagikan:
Topik: , , , ,
Loading...