Somel Di Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan Diduga Ilegal

Somel Di Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan Diduga Ilegal
Bagikan:

SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat beberkan jumlah Somel yang berizin di Kabupaten Solok Selatan. Pasalnya, di Solok Selatan sudah ada somel beroperasi tanpa izin alias Ilegal.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Solok Selatan, Hamdani, S. Sos, via telepon genggamnya menjelaskan bahwa di Solok Selatan hanya Tujuh Somel yang memiliki izin antara lain CV Panji, CV Bukit Pulas, CV Pagu, CV STW, CV Anggrek Perabot, CV Timbul Jaya dan CV Asya Karya.

“Hanya Tujuh Somel yang kantongi izin, selain itu tidak ada. Berarti, Somel yang berada di Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecamatan Sangir Batang hari itu belum ada izin,” tegasnya.

Lebih dijelaskan Hamdani, izin Somel itu tidak pernah mati, karena setiap Somel yang beroperasi harus punya (RPBI) Perencanaan Pengolahan Bahan Baku (RPBI). Seperti yang Tujuh tersebut.

“Segera akan kita tindak lanjuti dengan melaporkannya ke Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Agar diketahui, langkah apa yang harus dilakukan,” sebutnya.
Untuk pengawasan dalam menjamin terselenggaranya perlindungan hutan, itu memiliki pejabat kehutanan tertentu. “Mengawasi dan menindak adalah Polisi Kehutanan (Polhut) nantinya. Karena, mereka yang berwenang,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi salah seorang personil Polhut di Wilayah Solok Selatan, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, tidak punya daya dalam melakukan penindakan. Karena, kedudukan kami belum jelas dimana.

“Kami tidak tau berbuat apa, karena sejak wewenang diambil alih provinsi kami masih tidak tau ditempatkan dimana,” keluhnya.

Kami berharap, agar Dinas Provinsi Sumatera Barat memberikan kami kewenangan dalam melakukan pengawasan dan penindakan sesuai dengan status kami sebagai Polisi Kehutanan. “Kita tau ada Somel itu, namun tidak bisa berbuat. Apalagi, infonya beking Somel itu kuat,” terangnya. [WN]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan