Sungai Rimbokejahatan Pasbar Meluap, Satu Warung Nyaris Hanyut

Sungai Rimbokejahatan Pasbar Meluap, Satu Warung Nyaris Hanyut
Tampak luapan Sungai Rimbo Kejahatan di Nagari Kajai, Pasbar menghantam satu unit warung. [Bisri Batubara]
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Tingginya curah hujan di Kabupaten Pasaman Barat sejak pagi hingga sore tadi, Sabtu (15/4/2017) membuat Sungai Rimbokejahatan di Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau meluap. Akibat luapan itu, satu unit warung milik masyarakat setempat nyaris hanyut dibawa arus sungai.

Luapan Sungai Rimbo Kejahatan selain menggenangi pemukiman juga menggenangi jalan lintas Simpang Empat ke Talamau. Hingga pukul 18.50 WIB genangan air di jalan itu belum surut.

Pantauan awak media dilapangan, akibat luapan sungai mengenangi badan jalan, seluruh transportasi terpaksa macet sebelum air surut.

Mahdi (32) Warga Talu, saat ditanya mengatakan tidak berani melewati arus sungai yang deras di badan jalan itu. Karena, selain deras juga dalam.

“Daripada menanggung resiko hanyut akibat arus sungai, lebih baik menunggu sampai arus airnya surut,” sebutnya.

Hal senada juga dikatakan Andi (26) mengatakan bahwa sungai ini tidak pernah besar seperti sekarang ini. Kita sangat heran mengapa sungai ini mendadak besar dan deras.

“Kita tunggu saja airnya surut baru lewat, karena demi keamanan,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala Puskesmas Kajai, dr. A.Talami, juga mengatakan bahwa ada banjir dijalan lintas Simpang Empat ke Talamau. “Banjir sudah mulai surut dan sudah bisa dilalui dengan mobil tapi harus hati-hati,” sebutnya.

PpSetelah dikonfirmasi Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Waluyo, membenarkan bahwa banjir itu akibat luapan Sungai Rimbo Kejahatan di Nagari Kajai. Sekarang kondisi sungai masih besar.

“Kondisi sungai masih besar, namun luapan kejalan sudah surut berangsur dan sudah bisa dilalui mobil,” jelas Waluyo. [Bisri Batubara]

Bagikan:
Tags: , , , , , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan