Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Palembayan Tanam Pohon di Badan Jalan | Redaksi Sumbar

Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Palembayan Tanam Pohon di Badan Jalan

Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Palembayan Tanam Pohon di Badan Jalan Dibaca : 672 Kali
Bagikan:

AGAM, RedaksiSumbar.com – Tak kunjung mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan mereka, sejumlah pemuka masyarakat Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Kab. Agam menggelar aksi tanam pohon di badan jalan Rabu (21/6/2017).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mereka kepada pemerintah yang selama ini kurang memperhatikan pembangunan sarana transportasi masyarakat tersebut yang menjadi urat nadi perekonomian mereka. Sejauh ini berbagai upaya telah mereka di tempuh, baik mengusulkannya dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) maupun upaya-upaya lain. Namun hal itu tidak membawa perubahan apa-apa terhadap jalan tersebut. Padahal telah dua kali pergantian bupati masing-masing dua periode baik di zaman Aristo Munandar maupun Indra Catri yang saat ini masih menjabat, tapi tetap belum ada perubahan. Bahkan, sejak tahun 2013 lalu, jalan ini juga telah berstatus jalan provinsi yang menghubungkan lebih dekat Kabupaten Pasaman dengan Bukittinggi via Palembayan dibanding memalui jalur Lubuk Basung.

Niniak Mamak Angku Dt. Rajo Ampek Suku, salah seorang tokoh masyarakat yang ikut dalam aksi tanam pohon tersebut sangat berharap pada pemerintah agar perbaikan jalan ini bisa segera dilakukan. Segudang harapan ditumpukan pada wakil rakyat di DPRD Provinsi, maupun di DPRD Agam agar aspirasi masyarakat ini segera terwujud sebagai realisasikan janji-janji mereka sewaktu kampanye politik menjelang pemilu lalu.

“Biasanya menjelang pemilu mereka (calon wakil rakyat – red) itu banyak datang ke sini. Duduk bersama di kedai, bahkan mereka juga ikut berburu bersama kami. Namun setelah terpilih mereka lupa begitu saja akan janji-janjinya,” ungkapnya lirih.

Angku Dt. Rajo Ampek Suku tidak menampik, bahwa ada pembangunan jalan yang telah dilakukan di daerahnya pada tahun 2015 lalu. Dijanjikan sepanjang satu kilo meter, namun hanya terealisasi di lapangan 600 meter saja. Saat ini pun beberapa ruas jalan tersebut juga tertimbun longsor, namun belum ada perbaikan dari pihak terkait. Sisanya, masih menunggu perbaikan total, bukan hanya sekedar perambahan atau menebang semak-semak di kiri kanan bahu jalan.

Baca Juga :  Isu Mutasi Dan Rotasi Pejabat Pasbar Beredar, Semoga Bupati Tidak Salah Pilih

Sejak di buka tahun ’90-an silam, sambungnya, jalan ini tak pernah diperbaiki lagi. Kerusakan terparah terutama terlihat di Jorong Bamban -Duku melalui Simpang Patai ke Kecamatan Palupuh dan Sumatera Selatan dengan panjang jalan yang rusak kurang lebih 20 km.

Akibat kerusakan jalan ini arus transportasi masyarakat menjadi terganggu. Jika tak hati-hati bukan tak mungkin kendaraan yang mereka tumpangi atau kendarai terperosok yang bisa saja menimbulkan korban jiwa. Selain itu, masyarakat juga menjadi kesulitan membawa hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi mata pencarian mereka untuk dijual ke kota/kecamatan.

Aktifis pemuda Kecamatan Palembayan, Rusman Hakim yang akhir-akhir ini getol meneriakkan ketimpangan pembangunan di daerahnya mengatakan akan terus berupaya agar jalan ini bisa segera di perbaiki.

“Kami akan terus mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperbaiki jalan ini. Bila perlu kita akan demo agar Pak Presiden juga tahu,” terangnya penuh semangat.

Saat ini, untuk memperlancar arus transportasi, tambah Hakim lagi, berbagai upaya sudah dilakukan masyarakat mulai dari bergotong-royong menambal badan jalan yang berlubang hingga menyewa ekskavator yang dananya berasal dari sumbangan masyarakat. Namun ini tidak menggugah hati para pejabat yang duduk di “kursi panas” tersebut.

Bahkan Rusman Hakim pernah menulis surat terbuka di laman Face Book-nya yang ditujukan kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Agam agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki. Bahkan ia juga memikirkan jalan keluar jika terjadi defisit anggaran dengan cara bekerjasama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni Dishubkominfo dengan menggunakan dana preserfasi jalan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang sumber dananya berasal dari pajak kendaraan, bea balik nama kendaraan, restribusi parkir serta restribusi pengendalian lalu lintas dan jalan.

Baca Juga :  Jelang Mudik, Jalan di Kecamatan Palembayan Tak kunjung Diperbaiki Pemerintah

Sebagai kecamatan terluas dengan jumlah penduduk hampir 32 ribu jiwa yang tersebar di 6 nagari dan 36 jorong, Kecamatan ini sangat potensial dari hasil pertanian maupun perkebunan. Bahkan jika di gali secara serius di daerah ini banyak potensi-potensi wisata yang bisa di kembangkan. Seperti wisata gua dan arung jeram. Tentu saja sangat dibutuhkan sarana dan prasarana seperti jalan yang memadai.

Ditilik dari sisi sejarah, Kecamatan Palembayan ini merupakan basis para pejuang ’45 namun dalam sisi pembangunan, jauh tertinggal dari kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kab. Agam terutama dari sisi infrastruktur. Jangankan para pejuang, anak cucu mereka pun tidak menikmati “kue” kemerdekaan. Harapannya, dengan diperbaikinya jalur tranportasi ini, bisa lebih mempermudah akses beberapa jorong yang masih terisolasi. Sehingga roda perekonomian masyarakat bergeliat dengan lancar.

Sebenarnya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno telah mengetahui kondisi jalan provinsi ini. Baru-baru ini dalam Safari Ramadhan Tim Provinsi Sumbar di Jorong Sungai Taleh, Kanagarian Baringin, Kec. Palembayan mengatakan, bahwasanya perbaikan dan peningkatan pembangun jalan akan dituntaskan apabila pembebasan lahan telah mendapat dukungan dari masyarakat. Dan mengenai hal tersebut telah di dukung penuh oleh masyarakat setempat.

Gubernur menambahkan, perbaikan jalan baru bisa dikerjakan pada tahun anggaran 2018. Karena tahun anggaran 2017 sudah berjalan, sedangkan pada anggaran perubahan juga tidak dapat dimasukkan. Mudah-mudahan ini juga tidak janji-janji semata yang hanya membuat masyarakat kehilangan kesabarannya, tutup Hakim. (Hendra Munur)

Bagikan:
Tags: , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close