Tak Kunjung Selesai, FANTS Kembali Blokir Jalan Bypass

Tak Kunjung Selesai, FANTS Kembali Blokir Jalan Bypass
Perwakilan masyarakat menyampaikan keberatan atas pengukuran tanah yang dilakukan oleh kubu Lehar Cs di Bypass. (Elfitos)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Polemik permasalahan tanah yang terjadi di kawasan Bypass yang melibatkan masyarakat setempat kembali meruncing.

Betapa tidak, untuk kesekian kalinya ratusan warga yang tergabung ke dalam Forum Nagari Tigo Sandiang melakukan pemblokiran jalan karena keberatan mereka atas permohonan Lehar Cs untuk melakukan pengukuran tanah.

Berita terkait : FANTS Mengamuk Di By Pass Kota Padang

“Kami Forum Nagari Tigo Sandiang bertindak untuk dan atas nama masyarakat yang berada di empat kelurahan yang meliputi Kelurahan Bungo Pisang, Dadok Tunggul Hitam, Koto Panjang Ikua Koto (KPIK), dan Air Pacah meminta tanah tersebut ditetapkan sebagai status quo atau membuka blokir sertifikat masyarakat,” kata Sekretaris FANTS, Evi Yandri Rajo Budiman, Selasa, 27 Februari 2018.

Menurutnya, tujuan untuk status ditetapkan status quo yang dimohonkan ke pengadilan dan Badan Pertahanan Nasional (BPN) untuk memastikan tidak ada perbuatan apapun terkait tanah tersebut.

Berita terkait : Tak Terima Pengukuran Tanah, Massa Blokir Bypass

Evi Yandri Rajo Budiman juga mengatakan bahwa lahan tersebut masih dalam sengketa perdata dengan FANTS.

“Kami telah melayangkan gugatan kepada Lehar Cs ke Pengadilan Negeri Padang dan telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Padang pada 23 Januari 2018 lalu untuk mencari kepastian hukum atas hak-hak masyarakat yang berada di area 765 hektar yang diklaim sepihak sebagai miliknya oleh pihak Lehar cs. Dari dua kali sidang, pihak Lehar Cs tidak hadir, artinya mereka tidak bisa membuktikan klaim objek perkara yang diklaimnya tersebut,” tuturnya.

Berita terkait : Apa Yang Membuat FMTS Kembali Blokir dan Bakar Ban di Jalan?

Akibat dari aksi massa yang melakukan blokade jalan dan pembakaran ban, arus lalu lintas di kawasan Air Pacah menjadi macet total. Ratusan polisi disiagakan untuk mencegah terjadinya aksi anarkis dari warga. [EFT]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...