Tamatan Diploma Dominasi Pengangguran di Sumbar

Tamatan Diploma Dominasi Pengangguran di Sumbar
Kepala BPS Sukardi memberikan pemaparan tentang jumlah pengangguran di Sumbar. (Istimewa)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Minimnya lapangan pekerjaan membuat angka pengangguran di Sumatera Barat semakin bertambah. Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS), sejak agustus 2017 hingga Februari 2018, jumlah pengangguran di Sumbar sebanyak 13.540 orang.

Kenyataan tersebut diperparah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) didominasi oleh lulusan Diploma, baik itu tingkat satu hingga tiga dengan persentase mencapai 9,52 persen yang kemudian diikuti oleh lulusan SMK sebesar 9,50 persen dan SMA sebesar 7,97 persen. Sementara lulusan dari tingkat SMP ke bawah hanya berada di angka 3,34 persen.

“Hal tersebut terjadi karena tamatan SMP ke bawah mau bekerja apa saja, lain hal dengan Diploma yang cenderung memilih pekerjaan,” kata Kepala BPS Sumbar Sukardi, Selasa, 8 Mei 2018.

Selain itu, jumlah TPT di perkotaan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pedesaan, dimana jumlah penggangguran di perkotaan sebesar 6,69 persen sedangkan wilayah pedesaan hanya sekitar 4,56 persen.

“Untuk wilayah perkotaan TPT mengalami peningkatan sebesar 0,06 poin dan pedasaan mengalami penurunan sebesar 0,15 poin. Selain itu peningkatan jumlah pengangguran diperkotaan juga disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang melakukan urbanisasi,” ujarnya.

Di sisi lain, dari 2,74 juta orang angkatan kerja di Sumbar, 2,59 juta orang di antaranya merupakan pekerja. Bila dipilah lagi, 36,53 persen pekerja mendedikasikan dirinya di sektor pertanian.

Sementara 17,31 persen orang bekerja di sektor perdagangan dan 9,49 persen pekerja menekuni sektor industri pengolahan, seperti industri kelapa sawit.

“Secara menyeluruh, warga yang mengganggur di Sumbar tahun ini mencapai 152,24 ribu orang. Angka tersebut naik dari 138.700 pengangguran sejak Agustus 2017,” pungkas Sukardi. [ADL]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...