Tangkap Teror Pasca Aksi Dinilai Terlambat

Tangkap Teror Pasca Aksi Dinilai Terlambat
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menilai, penangkapan terduga pelaku terorisme pasca aksi bom bunuh diri di sejumlah tempat merupakan langkah yang dinilai terlambat meskipun bagus dalam mengantisipasi berlanjutnya aksi dan jatuhnya korban jiwa.

Hal tersebut disampaikannya usai memberikan pengarahan kepada peajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) 133/Yudha Sakti Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat, 18 Mei 2018.

“Perlu deteksi dini tentang keberadaan mereka meskipun susah memastikan apakah orang yang diduga benar terlibat atau tidak. Namun tentunya aparat keamanan harus bertindak cepat dengan mengutamakan pencegahan daripada penindakan pasca kejadian,” sebut Mulyono.

Terkait dengan isu dilibatkannya TNI dalam Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab), mantan Danrem 032/Wirabraja tersebut menilai bahwa TNI siap jika dibutuhkan dalam pemberantasan terorisme di Indonesia.

“Sebagai angkatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, TNI khususnya angkatan darat siap membantu aparat kepolisian dalam memberantas aksi teror tersebut. Prajurit saya ada dimana-mana, baik itu Babinsa dan Intelijen. Mereka punya mitra yang bisa bekerja sama memberantas segala tindakan kejahatan,” tegasnya. [ADL]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...