Tekan Prostitusi di Padang, Ini Yang Dilakukan Satpol PP

Tekan Prostitusi di Padang, Ini Yang Dilakukan Satpol PP
Dua orang perempuan yang diduga kuat berprofesi sebagai Wanita Tuna Susila (WTS) menambah daftar perempuan yang dikirim oleh Satpol PP Kota Padang ke Panti Rehabilitasi Andam Dewi di Sukarami, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. (Dokumentasi)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Sebanyak 20 wanita yang diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial telah dikirim oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang dalam enam bulan terakhir ke Panti Rehabilitasi Andam Dewi, di Sukarami, Kabupaten Solok, Sumbar.

Terbaru, dua orang diamankan pada Minggu (19/11/2017) di kawasan Atom Center, Padang Barat, Kota Padang, Sumbar. Dua perempuan terakhir yang diamankan petugas tersebut berinisial ES (34) dan PH (25).

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Padang, Yadrison, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/11/2017) mengatakan bahwa wanita yang dikirim ke panti rehabilitasi telah dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

”Seperti yang sudah pernah saya katakan. Siapapun wanita malam yang kami amankan lebih dari tiga kali akan langsung dikirim ke Panti Rehabilitasi Andam Dewi di Sukarami, Kabupaten Solok guna mendapatkan pembinaan. Tujuannya agar wanita wanita tersebut meninggalkan pekerjaan lama mereka dan beralih profesi sesuai dengan keterampilan selama mendapatkan pelatihan dan pembinaan disana,” katanya.

Ia mengklaim bahwa dalam melakukan tindakan penyakit masyarakat (pekat) tersebut, pihaknya tidak tebang pilih. Jika ditemukan pelanggaran, maka pihaknya akan langsung mengamankan para pelanggar.

Patroli pencegahan terhadap praktik prostitusi akan selau rutin dilakukan oleh Satpol PP Kota Padang setiap hari. Pantauan RedaksiSumbar.com di lapangan, sejumlah personel Satpol PP ditempatkan di lokasi yang disinyalir rawan tindakan prostitusi di Kota Padang.

Dirinya juga menyebut, tidak hanya sekedar mengamankan, memproses dan mengirim sejumlah wanita yang terlibat bisnis haram tersebut, pihaknya juga akan melakukan pengawasan selama para perempuan yang dikirim dari Satpol PP Kota Padang di Sukarami.

”Kami akan terus awasi, karena kami memiliki identitas terkait mereka tersebut. Jika suatu hari nanti kami temukan lagi orang tersebut terlibat dalam kegiatan terlarang tersebut, maka akan kami amankan dan proses lagi,” tegasnya. [QQR]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan