Terkait Jankos, PKS PT. SBS Kinali, Pasbar Tidak Peduli Lingkungan

Terkait Jankos, PKS PT. SBS Kinali, Pasbar Tidak Peduli Lingkungan
Tampak tumpukan janjangan kosong TBS di PKS PT. SBS Kinali, Pasaman Barat. [Bis]
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Penumpukan janjangan kosong Tandan Buah Segar (TBS) di pinggir jalan masuk Pabrik Kelapa Sawit PT. Sari Buah Sawit [SBS] menggunung. Diduga, penumpukan itu menyalahi aturan dan akan berpotensi terjadi pencemaran.

Pantauan RedaksiSumbar.com dilapangan terlihat janjangan kosong itu sudah seperti gunung. Selain itu juga, ditemukan banyaknya lalat dimeja-meja warung yang ada disekitar itu.

Akibat janjangan itu, diduga cairan dari janjangan kosong tersebut juga secara otomatis mengalir ke areal terendah. Walaupun awalnya ke paret yang ada di dekatnya. Dan ini diduga melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup.

Menurut kepala Scurity PKS PT. SBS, Fiki, saat ditemui di PKS PT. SBS, Jumat (15/12/2017) mengatakan, penumpukan janjangan itu sudah berlangsung lama. Malah, orang Dinas Lingkungan Hidup pun sudah melihatnya.

“Iya, sudah lama ditumpuk disitu. Setiap tamu yang datang pastilah melihatnya,” katanya.

Selain itu juga dikonfirmasi Salah seorang pimpinan perusahaan PKS PT. SBS, Hendrikus, membenarkan adanya tumpukan janjangan kosong itu. Namun, itu sementara.

“Kita letakkan janjangan kosong dilokasi tersebut karena, tungku bakar yang didalam pabrik sedang rusak dan dalam perbaikan. Lokasi penumpukan itu pun masih areal perusahaan juga,” katanya dengan nada agak tinggi.

Setelah dikonfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat, Edi Busti, dengan Kepala Bidang Pengawasan Dampak Libgkungan, Yulina Bakar, mengatakan bahwa penumpukan itu tidak boleh ada, apabila tidak dibuat kolam penampungan air lindinya.

“Kita sudah sarankan pihak perusahaan agar membuat kolam penampungan air lindi janjangan kosong, agar tidak mengalir ke sungai yang ada disekitar perusahaan,” katanya melalui telepon genggamnya.

Atas ibformasi ini kata Edi Busti, akan kita tindak lanjuti segera. “Kita akan tindak lanjuti segera,” tegas Edi Busti. [BIS]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.