Terkait Medsos,Anggota DPRD Bukittibggi diminta Polres Bukittinggi untuk klarifikasi

Terkait Medsos,Anggota DPRD Bukittibggi diminta Polres Bukittinggi untuk klarifikasi
Status salah seroang anggota DPRD Bukittinggi.
Bagikan:




Bukittinggi,Redaksi sumbar

   0pini yang berkembang di masyarakat yang  muncul dari status akun media Facebook salah seorang anggota DPRD di Kota Bukittinggi yang dinilai keliru, dan dikhawatirkan bakal menimbulkan berbagai tanggapan dari berbagai pihak, Polres Bukittinggi akan meminta klarifikasi dari anggota dewan bersangkutan.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana yang ditemui wartawan, Sabtu (12/5/2018) menjelaskan bahwa status Facebook yang ditulisnya itu menjadi viral setelah dibagikan oleh pemilik akun lainnya, baik itu di Facebook maupun via What’sApp, dan berhubungan dengan peristiwa yang serangan di Mako Brimob di Kelapa Dua beberapa waktu lalu.

“Dalam status akun Facebook yang diduga dari salah seorang anggota dewan dari fraksi PKS itu berinisial SE, tertulis “Mako Brimbob : Sebuah Tragedi atau Hanya Komedi”, apakah ini sebuah unsur kesengajaan atau akunnya di retas oleh orang tidak bertanggung jawab, inilah yang belum jelas bagaimana kondisi sebenarnya,” ulas Kapolres.

Terkait statusnya benar atau tidak ditulis anggota dewan bersangkutan itu Arly Jembar Jumhana, Polres Bukittinggi pada Jum’at 11 Mei 2018 kemaren, telah memberikan surat undangan pada Ketua DPRD Bukittinggi,dalam hal ini Polres Bukittinggi menunggu penjelasan dari anggota dewan itu sebagai bentuk klarifikasi, sambil didampingi pimpinan DPRD, “mengingat status ini sudah viral, sehingga ditemukan titik terang, karena sesuai kondisinya DPRD juga memiliki hubungan kerja dengan jajaran Polres Bukittinggi, sehingga silaturahmi hendaknya selalu terjaga dengan baik,” jelasnya.

Arly Jembar Jumhana menambahkan, upaya yang dilakukan terkait status anggota dewan ini, pihak Polres Bukittinggi telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan ketua DPRD, dan setelah komunikasi ini, sesuai rencana akan menghadirkan yang bersangkutan ke Mapolres Bukittinggi, pada Senin 14 Mei 2018 mendatang, sekitar pukul 10.00 WIB.

Intinya Polres Bukittinggi ingin menghadirkan anggota dewan bersangkutan, berbincang-bincang, bagaimana kondisi yang sebenarnya, maka dari itu Polres Bukittinggi berharap surat undangan yang telah diberikan pada Ketua DPRD ini dipenuhi, dan yang bersangkutan hadir untuk memberikan klarifikasi.

Arly Jembar Jumhana berharap, dengan adanya upaya untuk memberikan klarifikasi ini, kedepan tidak ada lagi masyarakat di dunia maya yang membuat status yang berkaitan dengan institusi Polri, karena apabila terjadi kesalahan akan memberikan persepsi negatif dari pengguna akun lainnya, apalagi dari anggota dewan yang notabene wakil masyarakat di legislatif. (Rud)




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...