Ternyata Ini Alasannya Sehingga Kapolri Mendapatkan Gelar Sangsako Adat Minangkabau | Redaksi Sumbar

Ternyata Ini Alasannya Sehingga Kapolri Mendapatkan Gelar Sangsako Adat Minangkabau

Ternyata Ini Alasannya Sehingga Kapolri Mendapatkan Gelar Sangsako Adat Minangkabau Dibaca : 16928 Kali
Bagikan:




PADANG,RedaksiSumbar.com – Pemberian gelar Sangsako Adat Minangkabau Sumatra barat yakni Sutan Rajo Pagar Alam kepada Jenderal Polisi Tito Karnavian selaku Kepala Polisi Indonsia dan istrinya Tri Suswanti oleh Niniak Mamak suku Sikumbang Kamang Mudiak Kabupaten Agam, Sumatra Barat adalah suatu bentuk penghargaan karna telah menjadi seseorang yang dianggap berjasa bagi Adat Minangkabau, Agama, Bangsa dan Negara.

Jasa Tito Karnavian terhadap Minangkabau sendiri adalah perjuangannya untuk berusaha mencairkan anggaran pembangunan gedung Mapolda Sumbar hingga menjadi gedung Polri termegah kedua di Indonesia dengan anggaran yang melebihi dana 162 Miliyar Rupiah, saat Tito menjabat sebagai Asena Mabes Polri pada tahun 2015.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Irjenpol Boy Rafli Amar Datuak Rangkayo Basa putra Minang Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polisi Indonesia saat menghadiri pemberian gelar tersebut.

” ya tentu ucapan terimakasi kepada masyarakat Sumbar atas pemberian gelar tersebut selaku Kadiv Humas Mabes Polri, dan Kapolri pasti sangat merasa terhormat. Memang kita lihat jasa-jasa Kapolri cukup besar atas perjuangan untuk pembangunan Mapolda Sumbar pasca gempa 2009 yang mengalami menyendatan pembangunannya, Mapolda Sumbar sendiri sempat mengajukan anggaran,namun cukup lama untuk menunggu anggarannya. Namun pada 2015 beliau menjabat sebagai Asena Mabes Polri langsung merespon pengajuan Mapolda Sumbar yang cukup lama tersebut ” Ucapnya.

Tak hanya itu, gelar Sangsako Sutan Rajo Pagar Alam yang diberikan kepada Tito tersebut juga sah diberikan oleh Ninik Mamak Suku Sikumbang Kamang Mudiak di Mapolda Sumbar kepadanya pada Minggu (03/4/2017) karna telah berusaha berhasil meningkatkan status Mapolda Sumbar dari Tipe B ketipe A, sehingga tampuk kepemimpinan Polda Sumbar akan dipimpin oleh Jenderal Bintang dua, Tambahnya.

Baca Juga :  Peserta Ikuti Bintek Penatausahaan Keuangan Berbasis Akrual Dengan Baik dan Ikhlas

Selain itu, gelar tersebut diberikan karena adanya hubungan kekerabatan dan persahabatan yang erat antara Kapolri Tito dak Kapolda Sumatera Barat Fakhrizal yang juga berasal dari kaum suku Sikumbang Kamang Mudiak.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Sayuti Datuak Rajo Panghulu mengukuhkan setelah adanya kajian dari kaum suku Sikumbang dan LKAAM kecamatan hingga kabupaten.” Kami memberikan amanah kepada pak Kapolri. Agar beliau harus menjaga adat Minangkabau dimana pun berada,” ujarnya.

Pasca gempa 2009 lalu, anggota kepolisian Polda Sumbar sempat tidak memiliki kantor untuk bertugas dan terpisah-pisah, ada yang bertugas di rumah kontrakan hingga di asrama Polwan yang berjumlah 17 titik. Berkat jasa Tito tersebut, kini gedung Mapolda Sumbar juga telah memiliki Shelter evakuasi warga dengan kapasitas 3000 orang dan dapat memfasilitasi kinerja 1013 personil polri termasuk PNS Mapolda Sumbar.[Tim]

Bagikan:
Tags: , , , , ,



Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close