Tertangkap Mesum, Dokter dan Calon Bidan Tidak Sadar Berada di Sebelah Kantor Satpol PP

Tertangkap Mesum, Dokter dan Calon Bidan Tidak Sadar Berada di Sebelah Kantor Satpol PP
Mahasiswi salah satu sekolah kesehatan di Kota Bukittinggi, DT (23) ketika dimintai keterangan oleh Praja Wanita, Rabu (11/10/2017) malam. IST.
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Seorang dokter muda berinisial RZ (24), warga Kota Padang, Sumatera Barat yang tengah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) diamankan oleh petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bukittinggi karena tertangkap basah sedang berbuat tindakan mesum, Rabu (11/10/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Dirinya diamankan oleh petugas tidak jauh dari Mako Satpol PP Kota Bukittinggi, Jalan Kejaksaan Nomor 205 Belakang Balok, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh bersama pasangannya, DT (23), warga Jambi yang tengah menuntut ilmu di sebuah sekolah kesehatan di kota wisata tersebut. Petugas yang curiga akan keberadaan mobil jenis Honda Mobilio nomor polisi (nopol) BA 1377 EY yang bergoyang.

Ketika petugas mendekati dan mengetuk kaca mobil tersebut, alangkah dikejutkannya ketika ditemukan pasangan calon dokter dan bidan ini tengah melakukan hubungan layaknya suami istri. Mengetahui akan diamankan, mereka berusaha melarikan diri dengan mobilnya, namun sayang RZ kalah cepat menghidupkan mesin mobilnya lantaran pintu mobil yang tidak terkunci dan kunci mobil pun berhasil disita.

Riefky Reflis, anggota Satpol PP Kota Bukittinggi yang menangkap pasangan tersebut mengatakan bahwa dirinya secara tidak sengaja menemukan kedua orang tersebut disaat melakukan piket malam di kantor Satpol PP. Tiba tiba dirinya melihat ada mobil yang berhenti dan parkir disamping kantor Satpol PP, Namun tidak ada yang turun dari mobil tersebut, tak lama mobil itu terlihat bergoyang goyang.
”Ada sekitar lima menit saya perhatikan mobil tersebut. masih bergoyang goyang juga, ketika saya mendatangi mobil tersebut bersama beberapa orang rekan saya, didapati mereka sedang bermesraan di bangku belakang mobil tersebut,” ungkapnya.
Sambung Riefky, ketika diamankan mereka mengaku tidak tahu berada di sebelah Kantor Satpol PP dan berusaha meminta damai di tempat kepada dirinya. ”Pengakuannya, mereka ini seorang dokter di Batusangkar dan mahasiswi kebidanan salah satu sekolah kesehatan di Bukittinggi. Ketika hendak saya gelandang ke Mako, mereka berusaha merayu agar damai di tempat. ”Pasangan ini berusaha merayu rayu supaya damai di tempat, namun kami tetap memprosesnya sesuai peraturan berlalu,” jelasnya. [KJA/RED]




Bagikan:
Topik: , , , ,
Loading...