Tiga Rumah Terancam Ambruk Di Pasbar, Pemerintah Tutup Mata | Redaksi Sumbar

Tiga Rumah Terancam Ambruk Di Pasbar, Pemerintah Tutup Mata

Tiga Rumah Terancam Ambruk Di Pasbar,  Pemerintah Tutup Mata Dibaca : 871 Kali
Bagikan:

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Tiga unit rumah warga Jorong Kampung Baru, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat terancam ambruk. Pasalnya, air sungai bantang batahan kikis pondasi rumah itu.

Menurut salah seorang warga setempat, Zulkisman, kepada RedaksiSumbar.com, Kamis (21/9/2017) mengatakan abrasi sungai itu sudah lama terjadi. Namun, diduga diabaiakan oleh Pemerintah.

“Kita sudah layangkan surat ke Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Sudah ditinjau oleh pihak BPBD Pasaman Barat, namun belum juga di lakukan tindakan pengamanan bagi bangunan tersebut,” kata Zulkisman yang juga Ketua Koordinator LSM Pelindas Kecamatan Ranah Batahan itu.

Pemerintah Kabupaten seharusnya cepat mengambil tindakan demi keselamatan masyarakat. Apalagi, cuaca sekarang ekstrim hujan.

“Setiap kali hujan, banjir terus tiba menggenangi rumah warga. Pondasi terus terkikis. Apakah harus kita tunggu dulu rumah itu ambruk dan memakan korban jiwa,” kesal Zulkisman.

Diduga, ini sengaja dibiarkan oleh Pemerintah, baik itu Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumbar maupun Pemerintah Pusat. Karena, harapan warga ini sudah berulang kali di ekspos oleh beberapa media.

“Kita sangat kecewa, karena tidak adanya perhatian Pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang terancam tersebut,” tukas Zulkisman.

Setelah dikonfirmasi kepala BPBD Pasaman Barat, Try Waluyo, membenarkan kalau masyarakat disekitar jembatan Batang Batahan itu terancam. Namun, itu wewenangnya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Kewenangan pembangunan diwilayah Sungai Batang Batahan itu adalah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kita, sudah informasikan ke Provinsi,” tegas Waluyo.

Kitapun menyadari bahwa, tidak saja rumah yang akan hancur, namun jalan nasional dan jembatan penghubung antar provunsi itupun akan ikut hancur. Apabila, terus dibiarkan.

“Kita sudah sering informasikan ke pihak Provinsi Sumatera Barat. Namun, masih saja terabaikan. Kita akan coba lagi menyurati, dan akan kita tembuskan ke Pemerintah Pusat,” lebih tegas Waluyo.

Baca Juga :  Perusahaan Kelapa Sawit Di Pasbar Diduga Tidak Taat Pajak

Disamping itu, Wakil Bupati Pasaman Barat Yulianto, saat dikonfirmasi menegaskan akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Karena, persoalan ini mentangkut nyawa masyarakat.

“Kita akan koordinasikan secepatnya, baik dalam Kabupaten maupun ke Provinsi ataupun ke Pemeruntah Pusat,” tegas Yulianto. [Red]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...
Solok Selatan dalam Berita

No Responses

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.

close