Tim Gabungan Belum Temukan Sumber Penyebab Pencemaran Sungai | Redaksi Sumbar

Tim Gabungan Belum Temukan Sumber Penyebab Pencemaran Sungai

Tim Gabungan Belum Temukan Sumber Penyebab Pencemaran Sungai
Kondisi Sungai Batang Pulakek yang tercemar lumpur hitam pekat yang disertai bau takbsedap.
Dibaca : 129 Kali
Bagikan:

SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat belum temukan sumber penyebab pencemaran sungai Batang Pulakek dan Sungai Batang Bangko. Sejak sepekan terakhir, kedua sungai itu mengalami pencemaran, air yang menghitam pekat bercampur lumpur disertai bau tak sedap.

Keadaan ini membuat, warga yang keseharian menggunakan sumber air sungai ini merasa resah. Dan warga menduga ada aktivitas tak wajar dihulu sungai. Bahkan, ikan yang berada di sungai tersebut banyak yang mati.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukinan dan Lingkungan Hidup Solok Selatan, Jon Kapi mengatakan, tim gabungan telah melakukan survey hingga batas wilayah hutan penyangga TNKS.

“Dari hasil survey tersebut belum ditemukan sumber penyebab pencemaran sungai tersebut,” katanya.

Menurutnya, tim telah melakukan penelusuran sepanjang hulu sungai Batang Bangko Jernih yang mengaliri ke dua sungai dibawahnya. Namun, sepanjang sungai tersebut terdapat endapan lumpur bewarna hitam dan berbau.

“Sepertinya lumpur itu, terbawa arus sungai dari hulu. Namun, kian hari terlihat material lumpur semakin menebal,” kata dia.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya telah membawa sampel air dan lumpur itu untuk dilakukan pengujian dilaboraturium di Padang. Agar bisa mendeteksi kandungan yang ada di air dan lumpur tersebut. Hingga bisa mengetahui asal lumpur itu.

Sementara itu, Kepala Seksi Kantor Seksi Pengelola TNKS wilayah IV Sangir, Solok Selatan, David mengatakan, sejauh ini tim gabungan bersama TNKS telah melakukan survey ke batas hutan TNKS.

“Dari hasil servey belum ada titik terang lokasi titik sumber lumpur yang mencemari sungai itu,” jelasnya.

Menurutnya, sebaiknya servey tersebut dilakukan lebih jauh lagi hingga ke hulu sungai yang terdapat digunung Kerinci. Namun, untuk masuk kedalam lokasi TNKS wajib memenuhi aturan dan izin dari balai besar TNKS terlebih dahulu.

Baca Juga :  Bupati Dan Ketua DPRD Dharmasraya Tinjau Pelaksanaan Proyek Jalan Hotmix

“Kita menduga lumpur yang terbawa arus sungai tersebut berasal dari hulu yang berada di gunung Kerinci,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya akan siap membantu Pemkab Solok Selatan untuk mencari sumber penyebab pencemaran sungai ini. [Dicky]

Bagikan:
Tags: , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close