Tim Gabungan Masih Belum Temukan Petani Hilang di Pasaman

Tim Gabungan Masih Belum Temukan Petani Hilang di Pasaman
Peta pencarian petani nilam yang hilang di Pasaman, Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu. SAR PASAMAN.
Bagikan:

PASAMAN, RedaksiSumbar.com – Tim gabungan dari unit Search and Rescue (SAR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman, Kodim 0305/Pasaman, Polsek Tigo Nagari Malampah, dan pihak masyarakat masih belum menemukan seorang petani yang dinyatakan hilang sejak 9 Oktober 2017 lalu.

Korban bernama Zulkifli (53) warga Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat tersebut hilang setelah berniat mencari lahan untuk ladang nilam bersama enam orang rekannya yaitu Parin, Sahar, Arun, Agus, dan Yulisman. ”Dalam perjalanan mereka yang kelelahan kemudian berhenti sejenak untuk beristirahat, namun Zulkifli memilih untuk melanjutkan perjalanan sendirian hingga akhirnya rekannya sadar bahwa jumlah rombongan kurang sehingga mereka melakukan pencarian pada malam harinya,” ucap Kepala Pos SAR Pasaman, Zulfahmi kepada RedaksiSumbar.com, Kamis (12/10/2017) melalui seluler.

Dilanjutkan pria nan kerap disapa Ipung tersebut, rekan dari korban yang tidak kunjung menemukan lelaki paruh baya tersebut kemudian melaporkan kejadian ini ke Tanjung, salah seorang masyarakat setempat sebelum akhirnya informasi orang hilang tersebut sampai ke telinga petugas pencarian yang ada di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat. ”Kami akan melakukan pencarian hingga Senin (16/10/2017) mendatang sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) pencarian yaitu selama tujuh hari,” paparnya.

Kendala yang dihadapi oleh pihaknya adalah luasnya area pencarian serta lebatnya hutan membuat tim kesulitan melakukan pencarian. “Selain itu, tidak adanya sinyal seluler yang memudahkan komunikasi sesama tim pencari serta tidak maksimalnya Handy Talky (HT) membuat pencarian menjadi bertambah berat,” tukas Ipung. [Red]

Bagikan:
Tags: , , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan