TNI Hanya Membantu Polisi Amankan Pilkada

TNI Hanya Membantu Polisi Amankan Pilkada
Pangdam 1/Bukit Barisan disambut dengan yel yel ala Yonif 133/Yudha Sakti saat berkunjung ke Padang. (Dok: PENREM)

PADANG, RedaksiSumbar.com – Dalam mengamankan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018, tugas TNI hanya membantu aparat kepolisian jika terjadi gangguan sistem pengamanan (sispam) kota pada pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) 1/Bukit Barisan, Mayjend TNI Ibnu Triwidodo saat berkunjung ke Kota Padang, tepatnya di Batalyon Infanteri (Yonif) 133/Yudha Sakti dan Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja, Rabu, 28 Maret 2018.

“Keterlibatan TNI di dalam pengamanan Pillkada, adalah di bawah kendali operasi kepolisian, yang diatur oleh undang undang Pilkada dan Pemilu, tugas kita hanya membantu jika keadaan sudah tak bisa dikendalikan,” tutur Ibnu.

Selain itu, kunjungan Pangdam 1/Bukit Barisan adalah sebagai rangkaian kerjanya ke wilayah komando Bukit Barisan pasca dirinya dilantik menjadi orang nomor satu di wilayah Kodam 1/Bukit Barisan menggantikan Mayjen TNI Cucu Soemantri yang pindah tugas sebagai staf khusus Kasad.

Sebelum jadi Pangdam, Ibnu Triwododo merupakan seorang tenaga pengajar pada Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas). Dirinya ditunjuk menggantikan Cucu usai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerbitkan surat keputusan nomor : Kep/231/III/2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. [Red]



Topik: , , , ,
Loading...

Subscribe