TNKS Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat | Redaksi Sumbar

TNKS Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat

TNKS Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat
Masyarakat yang terhabung dalam Kelompok Konservasi Mandiri dan Kelompok Sadar Wisata saat mendapatkan penyuluhan dari TNKS.
Dibaca : 87 Kali
Bagikan:

SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Kantor Seksi Pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) IV Sangir, Solok Selatan, Sumatera Barat berikan penyuluhan kepada masyarakat yang bermukim diperbatasan hutan TNKS. Masyarakat ini, juga diajarkan untuk pemanfaatan hutan dengan pelestarian tanpa harus merusak ekosistim yang ada.

Masyarakat yang mendapatkan penyuluhan ini tergabung dalam, Kelompok Konservasi Mandiri (KKM) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alurijantes, Bangun Rejo, Nagari Lubuk Gadang Selatan.

“Ada puluhan masyarakat yang tergabung dalam kelompok yang kita berikan penyuluhan. Hal ini dilakukan, agar mereka bisa memanfaatkan potensi yang ada pada perbatasan hutan TNKS,” kata Polhut pelaksana lanjutan TNKS, Rika Putra.

Menurutnya, ada banyak yang bisa mereka lakukan diantaranya, melakukan konservasi hutan disepanjang perbatasan TNKS, sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai wisata hutan yang tidak banyak terdapat didaerah lain.

“Apalagi, saat ini di Bangun Rejo telah memiliki indukan tanaman pohon Surian yang telah disertifikasi. Bahkan, baru satu-satunya di Solok Selatan,” katanya.

Dan ini lanjutnya, bisa dijadikan sebagai destinasi wisata tanaman yang ada dihutan. Atau para wisatawan juga bisa langsung melakukan penanaman bibit pohon Surian disepanjang batas hutan TNKS.

“Kemudian banyak lagi tumbuhan endemik yang langka berada dihutan ini. Selain itu, Bangun Rejo punya Danau Bontak, Air Terjun, Camping Ground dan lainnya yang bisa dimanfaatkan sebagai pendukung,” katanya.

Dia mengatakan, dengan demikian masyarakat juga bisa menjadikan daerah ini sebagai deatinasi wisata yang nantinya bisa memberikan dampak dan hasil ekonomi bagi mereka itu sendiri.

“Selain penyuluhan masyarakat ini juga dibekali dengan pengetahuan teknologi pemakaian GPS dan pelatihan komunikasi dengan bahasa inggris. Agar mereka bisa melayani penginjung wisata nantinya,” kata dia.

Baca Juga :  Tubasa Trail Adventure, Pasbar Ikuti Jelajah Alam Adventure 2 Rejang Lebong

Sementara, Ketua KKM Bangun Rejo, Abdul Hadi mengatakan, masyarakat yang tergabung dalam kelompok ini telah dibekali dengan pengetahuan dan pelatihan secara cuma-cuma oleh pihak TNKS.

“Adapun kegiatan nyata yang kita lakukan berupa, pengamanan hutan, menjaga kelestarian ekosistim dan merawatnya sehingga bisa mendatangkan penghasipan bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Saat ini kata dia, KKM melakukan kerjasama dengan Pokdarwis Alurijantes untuk pengelolaan hutan ini yang berdampak terhadap wisata. Kegiatan yang mendasar dilokasi ini, pengembangan dan peningkatan komoditi lokal, penelitian tanaman yang berbasis Agro Forest Tree.

“Kita juga telah menjalin kerjasama dengan universitas untuk penelitian tanaman yang ada disini. Salah satunya, Universitas Andalas dan Universitas Muhamadyah Sumatera Barat,” jelasnya.

Selain melakukan penelitian, KKM juga melakukan pembibitan pohon Surian. Hasil dari pembibitan ini selain ditanami disepaniang batas hutan, juga dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Alurijantes Bangun Rejo, Sunardi mengatakan, tugas dari Pokdarwis yakni melakukan pengembangan destinasi wisata yang ada disini.

“Saat ini kita telah mengelola danau Bontak, camping gruond dan wisata tanam pohon. Kedepan juga berencana membuka jalur pendakian gunung Kerinci via Bangun Rejo jika regulasinya sudah jelas,” kata dia.[Dicky]

Bagikan:
Tags: , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close