Truk Minyak Tanah Terguling di Ladang Padi, Setelah Diselidiki Ini Penyebabnya | Redaksi Sumbar

Truk Minyak Tanah Terguling di Ladang Padi, Setelah Diselidiki Ini Penyebabnya

Truk Minyak Tanah Terguling di Ladang Padi, Setelah Diselidiki Ini Penyebabnya Dibaca : 1339 Kali
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Diduga tidak kuat menahan turunan tajam dan jalanan licin akibat hujan yang melanda Kota Padang dan sekitarnya, satu unit truk jenis Mitshubishi Colt Diesel dengan nomor polisi (nopol) BG 8399 HB terguling ke dalam sebuah parit di Jalan Raya Padang-Solok, atau tepatnya di kawasan Ladang Padi, KM 21 di bawah Pos Polisi Ladang Padi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Rabu subuh (8/2) sekitar pukul 05.00 WIB.

Akibatnya, truk bermuatan minyak tanah yang dikemudikan oleh Rio Julianto (29) warga Jambi dan kernet mobil, M Andrianto (30) yang juga berasal dari Jambi tumpah dan menimbulkan bau yang menyengat. Beruntung dalam kejadian tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa karena kedua pria ini sempat melompat dari dalam mobil dan menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sang sopir Rio mengendarai mobil truk tersebut dari arah Kota Solok menuju Kota Padang. Namun, tiba-tiba rem pada mobilnya tidak berfungsi hingga ia menghantam pembatas jalan sebelum masuk ke dalam parit.

“Mobil tersebut sempat mati beberapa saat, setelah dinyalakan lagi mobil tersebut seperti kehilangan kendali dan terguling ke arah kanan sebelum menabrak pembatas jalan,” ujar salah seorang saksi mata, Zaenal (45).

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Ediwarman membenarkan satu unit truk yang membawa minyak tanah terguling di kawasan Ladang Padi. “Jadi truk ini telah dimodifikasi dan diisi minyak tanah dengan berat yang mencapai sembilan ton kurang lebih, dan itu telah melebihi kapasitas truk yang berasal dari Sumatera Selatan tersebut” sebut Edi.

Saat ini, kedua orang yang berada saat kejadian dimintai keterangannya perihal insiden kejadian dan truk yang terguling telah diinapkan di Polsek Lubuk Kilangan. Ediwarman menyebut bahwa truk tersebut tidak memiliki dokumen kepemilikan, dokumen resmi dan surat-surat yang berkaitan dengan bahan bakar minyak (bbm) tersebut.
“Yang jelas surat-surat yang berkaitan dengan minyak tersebut tidak ada dan tentu saja itu ilegal. Yang jelas kami meminta terlebih dahulu keterangan dari orang yang mengangkut minyak untuk mengetahui asal usul minyak dan siapa pemilik atau distributor dari minyak tersebut. Persoalan minyak ini mengacu kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,” tukasnya. [adl]

Baca Juga :  Bukannya Menjaga, 4 Sekuriti PT. Igasar Malah Diduga Lakukan Pencurian

 

Bagikan:
Tags: ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close