Usai Diperiksa Mabes Polri, Kasus Penghinaan Kepala Negara Oleh Pria Asal Banuhampu Dilimpahkan Ke Kejari Lubukbasung | Redaksi Sumbar

Usai Diperiksa Mabes Polri, Kasus Penghinaan Kepala Negara Oleh Pria Asal Banuhampu Dilimpahkan Ke Kejari Lubukbasung

Usai Diperiksa Mabes Polri, Kasus Penghinaan Kepala Negara Oleh Pria Asal Banuhampu Dilimpahkan Ke Kejari Lubukbasung
Jpeg
Dibaca : 751 Kali
Bagikan:

Agam, RedaksiSumbar.com – Kasus pengunggah dan penyebaraan foto meme editan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beserta sejumlah pejabat negara melalui akun Facebook, kini memasuki babak baru. Aksi yang diduga dilakukan oleh Y, 36, warga Jorong Taluak, Nagari Taluak IV Suku Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lubukbasung, Jumat lalu (28/4/2017).

Direktorat Tindak Pidana Ciber Bareskrim Polri secara resmi menyerahkan berkas perkara tahap dua kasus yang disebut penghinaan kepala negara itu ke Kejaksaan Negeri Lubukbasung sesuai nomor perkara R/51/IV/2017/Dittipidsibe.

Diketahui, Y ditangkap di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, pada Senin, 27 Februari lalu setelah terbukti secara langsung menghina kepala negara melalui akun Facebook miliknya. Atas perbuatanya tersebut ia harus berurusan dengan pihak berwajib. Y diperiksa secara intensif oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Ciber Bareskrim Polri.

Kepala Kejaksan Negeri Lubukbasung, Rudy H Manurung didampingi Kasi Pidum, Edmon Rizal dan Kasi Datun, Ruri Febrianto mengatakan setalah menerima berkas perkara tahap dua itu pihaknya akan berusaha secepatnya untuk melimpahkan kasus ini ke pengadilan.

“Tersangka dijerat dengan sangkaan menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan atas suku agama ras dan antar golongan (sara).
Tersangka telah melanggar UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 45 A,” jelas Rudy.

Setelah pelimpahan kasus ini, lanjut Rudy, maksimal dalam 20 hari ke depan pihaknya akan melimpahkan perkara ini ke pengadilan. Kejari Lubukbasung juga telah menyiapkan tim Jaksa Penuntut umu (JPU) yang beranggotakan Kasi Pidum, Edmon Rizal dan Kasi Pemeriksan Firdaus serta Kasi Datun, Ruri Febrianto.

“JPU saya targetkan untuk sepekan ke depan harus sudah melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Negeri Lubukbasung untuk dilakukan proses persidangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Cegah Proyek Nakal, Kejari Agam Dan Dinas PU Tandatangani MoU Pendampingan Hukum

Rudy melanjutkan dalam proses persidangan nanti, pihaknya berkewajiban membuktikan dakwaan. Ia juga membeberkan sebagian besar saksi-saksi di dalam berkas perkara yang diterima itu umumnya dari pihak kepolisian dari Mabes Polri ditambah dengan ahli teknologi dan ITE.

“Kasus pelimpahan berkas dari Bareskrim Polri Direktorat Tindak Pidana Ciber ini baru pertama kali terjadi di Sumbar. Terlebih lagi, kasus ini baru pertama kali ditemukan dan ditangani baik proses penyidikan dan proses penuntutan,” pungkasnya. [Loni Hendri]

Bagikan:
Tags: ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close