Usia 107 Tahun, Rumata Lubis Masih Energik Di Pasaman Barat

Usia 107 Tahun, Rumata Lubis Masih Energik Di Pasaman Barat
Rumata Lubis (107) dirumahnya.
Bagikan:




Usia 107 tahun tergolong manusia langka. Apalagi jika di usia senjanya tampak sehat seperti Rumata Lubis. Warga Jorong Taming Julu, Nagari Persiapan Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat masih tetap beraktivitas di usianya yang mencapai 107 tahun.

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Hidup sehat itu pilihan. Namun, umur panjang di tangan Tuhan. Rumata Lubis sadar jika setiap agama menganjurkan umat selalu berdoa supaya diberi umur panjang. Itu tentu saja harus diimbangi dengan pola hidup sehat. Kisah Rumata Lubis cukup menarik untuk disimak. Bahkan dijuluki Nenek Wartawan.

Rumata Lubis tidak pernah mengeluh dan tak mau mengeluh dengan keadaannya. meski telah renta, daya tahan tubuhnya bisa dibilang luar biasa untuk orang seumurannya. Penglihatan dan pendengarannya tak banyak gangguan. Diajak ngobrol pun tetap “nyambung”. Tubuhnya juga masih mampu untuk mengerjakan semua hal dan kebutuhan sehari-hari. Termasuk dalam pekerjaan rumah.

Tangan Rumata Lubis seolah tidak pernah berhenti, cekatan mengerjakan apa saja. Seperti tampak belum lama ini, dia masih bisa menyapu, mencuci, masak dan mandipun masih sendiri.

“Semuanya masih saya kerjakan, baik itu masak ataupun pekerjaan rumah. Walaupun saya sudah tidak bisa berdiri tegap karena usia, namun saya tetap semangat,” katanya.

Menurut tokoh masyarakat Nagari Batahan yang juga mantan Wali Nagari/Desa Batahan, Drs. Syamsir Alam Lubis mengatakan seolah tidak ada sedikit pun waktu untuk bermalas-malasan bagi nenek itu (Rumata Lubis-Red).

Selesai urusan rumah kata Syamsir Alam, Nenek itu duduk di bagian depan rumahnya sambil menyapa siapa lewat. Itulah, pertanda nenek itu yang peramah dan selalu gembira walaupun diusianya yang ke 107 Tahun.

Keseharian Nenek ini, dipenuhkan dengan membaca ayat-ayat suci Al Qur’an dan juga rajin bertanya tentang informasi keadaan Negara Republik Indonesia.

“Nenek tua itu selalu mencari informasi kepada pejalan kaki ataupun anak-anak yang suka nonton Televisi tentang kondisi NKRI. Seperti sering didengar ‘apa informasi tentang presiden jokowi sekarang’,” kata Syamsir.

Ini luar biasa, karena diusianyanya 107 tahun itu, masih sempatnya ingin tau tentang kondisi negar. Dan ini diketahui dari dulunya nenek itu selalu up date tentang pemberitaan kondisi negara sejak muda.

“Nenek itu belum pikun, masih bisa baca Al Qur’an, pendengaran masih bagus dan mata masih terang. Dan sifat keingintahuannya sangat tinggi, ini luar biasa sekali. Sempat para anak muda dan anak-anak di wilayahnya itu menjuluki nenek itu sebagai ‘Nenek Wartawan’,” jelasnya.

Rumata Lubis lahir di Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Dia memiliki 7 orang anak dan memiliki 63 orang cucu serta ditambah cicitnya yang jumlahnya tidak diketahui. Sekarang anaknya tinggal 3 orang selebihnya meninggal dunia.

“Nenek itu sekarang tinggal dirumahnya dengan ditemani salah seorang cucunya baru baru saja menikah. Sebelumnya, tinggal sendirian lebih kurang 10 Tahun lamanya,” kata Syamsir.

Melihat angka umur Rumata Lubis, layak kiranya dia mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat. Karena, usia seperti ini langka ditemui. Apalagi, Rumata Lubis masih sehat dan selalu beraktifitas walaupun hanya dirumah saja.

“Selain Rumata Lubis dengan usia 107 Tahun itu, masih ada di wilayah kecamatan yang sama memiliki usia 99 Tahun. Namun, energik luar biasa itu terletak pada Rumata Lubis,” terang Syamsir Alam Lubis yang juga menjabat sebagai ketua cabang Muhammadiyah Kabupaten Pasaman Barat. [Red]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan