Pengerjaan Jembatan Lubuk Gadang (Jalan Provinsi) Kecamatan Palembayan, Terbengkalai

Pengerjaan Jembatan Lubuk Gadang (Jalan Provinsi) Kecamatan Palembayan, Terbengkalai
Bagikan:




Palembayan, Agam. Redaksisumbar.com -Keseriusan PT.Sinatria Inti Surya (SIS) selaku kontraktor pelaksana yang mengerjakan kelanjutan proyek Jembatan Lubuk gadang dipertanyakan. Pasalnya, tidak terlihat kemajuan proyek tersebut sejak pengerjaannya dimulai lagi Senin, 26/11 ini setelah sempat terhenti selama kurang lebih dua minggu.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP) selain menyoroti dan kontrol sosial peduli kampungnya kelambanan PT.Sinatria inti Surya selaku pemenang tender proyek senilai Rp 4.822.462.000 miliar itu, juga mendesak Dinas PUPR Sumbar untuk lebih tegas menekan pihak rekanan agar benar-benar fokus dalam pengerjaan fisik jembatan ketimbang yang lain-lainnya.

“Kami Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan(GPPKP)masih meragukan selesai pengerjaan Jembatan lubuk gadang(Jalan provinsi Sumbar)sesuai target pengerjaan dan nyatanya di lapangan memang diluar target pengerjaan yang di tentukan, tangal kontrak 19 April 2018 dengan waktu 210 (Dua ratus sepuluh hari) hari pelaksaan kalender. Sebab, dari informasi yang diperoleh progres fisik jembatan tersebut masih minim. Hanya satu digit dari sejak pengerjaan lanjutan dimulai,” terang Rusman Hakim, Ketua Umum GPPKP, Jumat (30/11/2018) jawabannya ke Redaksisumbar.com

Organisasi GPPKP mendesak buat anggota DPRD dapil ll Kabupaten Agam dan DPRD Sumbar Dapil Kabupaten Agam tidak tinggal diam dan Bungkam dengan polimik terhentinya Pengerjaan Jembatan Lubuk gadang Jalan Provinsi di Kecamatan Palembayan ini agar masyarakat tidak menduga duga adanya Kongkalingkong pengerjaan jembatan lubuk gadang dari pihak terkait.

Bagi caleg anggota Dewan saatnyalah turun dan bersuara membela kepentingan masyarakat banyak ini karna cukup banyak aspirasi masyarakat yang bisa di bantu untuk baik perkonomian, sosial dan pendidikan yang masih perlu kontrol sosial di bandingkan hanya sekedar pilih saya dengan teriakan tampa peran di lapangan,”Ungkap Ketum GPPKP Rusman Hakim.

Menurut Zulkifli, kontraktor pelaksana di hubungi lewat selulernya menangapi persolaan terhenti pengerjaan jembatan di sebabkan terkendala modal dan beberapa minggu sebelumnya memeng terkendala dengan pembayaran gaji pekerja atau tukang dan saat ini Kamis, 29/11 sudah mulai di atasi pembayarannya atau gaji pekerja dan saat ini masih tinggal satu juta lebih, Insyaallah senin depan akan kita selesaikan dan pengerjaan jembatan tersebut,”Unkapnya.

“Informasi yang kami dapatkan saat Ketum GPPKP melapor dengan Pimpro Yurizal PPTK PU Sumbar. Bahwa pekerjaan itu terhenti memang di karenakan pembayaran gaji pekerja terkendala. Dimana pengerjaan yang terhenti pada dua minggu yang lalu, lanjut di dikerjakan Senin kemaren masih terkendala juga karena salah satu penyandang dana lagi kemalangan,” Istrinya meninggal makanya di tunda lagi. Inilah, yang membuat lambannya dalam pengerjaan proyek jembatan itu,” ungkapnya.

Aktivis Pemuda ini menyebut, untuk memacu pembangunan jembatan tersebut, dinas terkait sudah diminta agar kontraktor mengerjakannya nonstop selama 24 jam, tentunya dengan sistem shiff.

“Pengerjaan jembatan itu pasti membutuhkan waktu yang cukup pajang. Biasanya, untuk pengerjaan jembatan yang belum selesai ini agar baik, setidaknya pengerjaan itu membutuhkan waktu, setidaknya akir tahun ini atau sebulan,” terang Yurizal yang mengaku pesimis pengerjaan 2018 ini akan tercapai sesuai target.

Tidak Urgen,

Sebelumnya, kalangan Tokoh Masyarakat lainnya juga mengaku pesimis proyek jembatan lubuk gadang yang menghubungkan Pasaman Barat ke Matur dan Bukittinggi,Provinsi Riau itu bisa selesai sesuai target yakni dalam tahun 2018 ini. Datuak Palimo, ngotol dan kesal dengan Janji-janji,” Kaba nyo senin ka salasa,salasa ka rabu ,,bko mingu la libur lo….ma’af snak…brati kto msih di paolok2 kan nyo sanak…dunsanak se kecamatan palembayan basatu la kito…..basamo la kito jan la di bia kan model ko juo kmpng kito..”- Kabarnya hari Senin ke Selasa, Selasa ke Minggu namun libur pula… Maaf kerabat… Berarti kita masih di olok-olok kan oleh pekerja kita se Kecamatan Palembayan, bersatu kita jangan di biarkan juga seperti ini kampuang kita.” Ungkapanya lewat WAG Kampuang Tacinto GPPKP.

kelanjutan pembangunan Jembatan lubuk gadang masih beberapa persen. Ini sudah hampir akhir tahun 2018, kita mulai tidak yakin atau menduga akan selesai akhir tahun depan,” Datuak Palimo (Aleck), beberapa waktu lalu seperti dikutip Redaksisunbar.com

Pembangunan Jembatan Lubuk gadang yang sempat terbengkalai selama dua minggu akhirnya diputuskan dilanjutkan dengan sistim penyandang dana dari rekan.

Senada dengan Ketum Rusman Hakim Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Dt.Palimo juga menyoroti sikap  kontraktor yang dianggapnya mengerjakan sesuatu yang tidak urgen. Dari pantauan di lapangan, terlihat para pekerja mengerjakan akses jalan menuju Jembatan lubuk gadang jalan provinsi Kecamatan palembayan tidak serius dan sering terhentinya pengerjaan.

Kebid Pasaranan jalan dan jembatan PU Provinsi Sumbar, Dedi (Rinaldi) menargetkan pengerjaan jembatan Lubuk gadang kelanjutan terhentinya ini bisa diselesai pada akhir 2018. Karena itu, pihaknya meminta PT.Sinatri Inti Surya untuk melakukan percepatan-percepatan agar penyelesaiannya tepat waktu. [Tim]




Bagikan:
Loading...