Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 Palembayan

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Keluhkan Jalan Lingkar antar Jorong di Nagari Gumarang 1 Palembayan

AGAM, Redaksisumbar.com – Masyarakat Kecamatan Palembayan, di jalan Daud Datuak Sinaro Jorong 1 Gumarang, mengeluhkan akses jalan lingkar Nagari yang sudah sejak puluhan tahun dibiarkan rusak parah. Selain kerusakan jalannya yang parah, hampir seluruh jalan tersebut berlobang dengan kedalamaan 10 sampai 15 cm kurang lebih.

Kerusakan pada jalan itu bukan hanya menghambat perekonomian masyarakat namun membahayakan para pengendara yang melintas.

Retna Nerwati, tokoh masyarakat Nagari, membeberkan “Jalan lingkar itu dari Ambacang sampai Alahan Anggang Ujung jorong 2 itu sudah dibetonisasi dari Lambah jorong 1 sampai Timalun atas pun sudah dicor, namun tinggal beberapa kilo lagi sampai saat ini warga masih menanti untuk segera lekas terealisasi, dengan jumlah penduduk yang ada di daerah itu kurang lebih 600 jiwa,” ungkapnya saat memberi informasi di forum diskusi dan sulahturahmi group Whats App Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP).

Kondisi rusaknya jalan poros antar jorong yang menghubungkan Baluka panjang dan Nagari Silungkang sepanjang Kurang lebih 3,5 km merupakan akses perekonomian masyarakat. Sebab, aktivitas warga yang hendak menggarap sawah dan ladangnya melalui jalur ini.

Jalan lingkar antar Jorong dan Nagari tersebut merupakan satu-satunya yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. “Mulai dari masuk arah jalan utama yaitu ruas jalan Provinsi menuju Baluka panjang yang dipadati permukiman warga termasuk menuju kantor Nagari Silungkang mesti ekstra hati-hati karena banyaknya jalan yang berlubang cukup dalam. Apalagi disaat musim penghujan seperti ini tidak sedikit yang terperosok,” kata Retna.

Foto: Jalan Jorong yang tak kunjung diperhatikan oleh pihak terkait

Hal senada diutarakan warga Kecamatan Palembayan lainnya, Anton. Menurutnya, jalan lingkar Jorong antar nagari tersebut yang menghubungkan dua Nagari itu pernah dibangun dengan coran tahun 2018 separohnya dari panjang jalan. Namun sisa kerusakan yang banyak penduduk hingga saat ini belum pernah ada perbaikan, padahal akses jalan ini merupakan akses utama perekonomian masyarakat perdesaan untk mengangkut asil pertanian.

“Itu mungkin karna Nagari Tigo Koto Silungkang (Gumarang) Luwas nagarinya…Pusing nyiak Wali membagi angaran…mana yang akan didahulukan.
Ibarat tutup kain saruang…di tarek keatas tampak kaki di tarek kabawah terbukak kepala, cuma solusinyo ditahun panas ini kita agak bijak menentukan pilihan caleg jangan rugi kita lima tahun lagi atau kedepan….salam GPPKP,” ungkapnya.

Kami dari Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan cukup prihatin dan berharap pihak terkait, Pemda Kabupaten Agam, PU Agam dan Anggota DPRD Agam bisa menangapi keluhan dan keresahan masyarakat dengan kerusakan jalan lingkar di Baluka Panjang Gumarang 1 Kecamatan Palembayan kabupaten Agam ini. Karna saat warga mau ke sawah dan keladang maupun yang bekerja harus ekstra hati-hati melalui jalan ini. Apalagi disaat malam hari atau hujan, saat masyarakat setempat, para petani membawa hasil taninya, mereka harus mengeluarkan biaya tambahan yang lumayan besar untuk transportasi karna kerusakan kendaran, Misalnya,” ujar ketum GPPKP, Rusman Hakim.

Retna Nirwati menambahkan, pihaknya sudah mencoba mengkoordinasikan ini dengan pihak pemerintahan kecamatan dan mengusulkan kepada Mantan Camat, Bu Aryati, yang dulu pernah menjabat di Kecamatan Palembayan, kata beliau udah Saya Acc Retna, tapi nyatanya dana itu di duga dibelokan ke tempat yang lain dan sampai sakarang dan waktu dulu tapi belum ditanggapi serius. “Saya berharap pemerintah bisa membantu keluhan warga terkait jalan ini,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Nagari/Wali Nagari Silungkang, lskad, di colek di Group belum menjawab sampai diturunkan kabar ini, Tapi kami menduga Wali nagari akan membenarkan parahnya kerusakan jalan lingkar jorong yang menghubungkan dua Nagari. Namun mengingat kemampuan anggaran Nagari yang terbatas, pihaknya hanya bisa membangun jalan lingkar separuhnya dulu.

Beberapa minggu ini pada hari Senin, 14 Januari 2019, masyarakat Bergotong royong di jalan Daud Datuak Sinaro manuju baluka panjang (Jalan lingkar) ini, berpartisipasi membersihkan semak dan saluran air pada jalan lingkar di gumarang 1 tersebut yang di hadiri Sekretaris GPPKP Rahmat Hidayat serta Tokoh Masyarakat.

[Red]

Topik:
Loading...